Kronologi Belanja IPhone 12 “Tidak Menyenangkan” Di IBox Versi Pembeli Dan Erajaya

Internet - Pemilik akun TikTok @julio.ioio tengah mendapat sorotan dari warganet karena video yang ia unggah viral di dunia maya.

Adapun video yang dimaksud adalah "video pengalaman berbelanja" ketika mengunjungi gerai iBox di Senayan City.

Lewat video pendek tersebut, diceritakan bahwa @julio.ioio menyambangi mall Senayan City pada Kamis 24 Desember 2020 lalu.

Ia pun singgah ke gerai iBox untuk menanyakan informasi terkait ponsel iPhone 12. Namun, ia mengaku mendapatkan perlakuan tidak ramah lantaran penampilannya yang terlihat sederhana.

Setelah videonya viral, Julio pun mengunggah video baru yang berisi permintaan maaf jika ia merugikan pihak tertentu. Dalam video tersebut ia pun mengungkapkan kronologi kejadian yang ia alami.

Kronologi versi Julio

Dalam video permintaan maaf tersebut, ia menceritakan bagaimana ia dilayani oleh pramuniaga iBox yang ia anggap "tidak menyenangkan".

Menurut Julio ketika berada di iBox tersebut, ia harus memanggil pramuniaga terlebih dahulu untuk mendapat informasi tentang produk yang akan ia beli. Julio pun merasa informasi yang diberikan pramuniaga kurang memuaskan.

"Dan pertanyaan-pertanyaan yang gue sama pacar tanya, jawabannya kurang memuaskan. Menurut gue sih ogah-ogahan," ungkap Julio.

Ia pun menegaskan bahwa video tersebut hanya merupakan opini pelanggan.

"Jadi gue mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau pihak iBox merasa dirugikan. Ini murni hanya pendapat customer, gue tidak ingin viral juga di sini," tutur pemilik akun TikTok @julio.ioio.

Dalam video yang viral, secara spesifik, Julio menanyakan perbedaan antara iPhone 11 dan iPhone 12 kepada pramuniaga iBox yang sedang bertugas.

Julio pun memutuskan untuk membeli satu buah unit iPhone 12 Pro. Namun, hingga proses pembelian dilakukan, ia mengaku masih mendapat pelayanan yang tidak menyenangkan dari pramuniaga gerai iBox tersebut.

"Mereka gak welcome banget karena gue pakai pakaian yang kaya gini. Jadi staffnya di sana tuh kurang ramah banget, gue nanya perbedaan antara iPhone 11 dan iPhone 12 ga dijawab," kata @julio.ioio melalui unggahan videonya.

Kronologi versi Erajaya (iBox)

Video yang diunggah Julio pun mendapat respon dari pihak Erajaya.

Erajaya selaku pemilik gerai resmi iBox menyampaikan klarifikasinya usai melakukan penelurusan dengan mewawancarai staf yang terlibat, serta meninjau ulang rekaman CCTV pada saat peristiwa berlangsung.

iBox Central Park Mal.Internet/Gito Yudha Pratomo iBox Central Park Mal.Pihak Erajaya pun menyatakan adanya perbedaan antara kronologi kejadian yang disampaikan oleh staf iBox dan rekaman CCTV di lokasi toko, dengan isi “Video Pengalaman Berbelanja” yang diunggah oleh @julio.ioio.

Berdasarkan pantauan CCTV iBox Senayan City, @julio.ioio beserta rekannya mengunjungi gerai iBox pada pukul 12.49 WIB.

Keduanya lantas disambut ramah dengan salam “Hallo, welcome to iBox” oleh pramuniaga yang bertugas.

Erajaya menjelaskan bahwa pramuniaga sempat menawarkan untuk membantu memberikan informasi mengenai produk yang dicari dan tetap mendampingi Julio. Namun, Julio diam saja.

Selama 9 menit 4 detik, Julio akhirnya menanyakan stok barang serta perbedaan antara iPhone 11 dan iPhone 12. Pramuniaga pun menjawab pertanyaan tersebut dan mengungkapkan bahwa stok barang masih tersedia.

Meski demikian, @julio.ioio masih kurang paham dengan penjelasan pramuniaga, hingga teman wanitanya merekomendasikan iPhone 12 Pro warna Gold.

"Staf kami mencoba menjelaskan kembali tentang kondisi stok karena barang yang kemudian diminati (iPhone 12 Pro Max warna Pacific Blue) tidak tersedia," ungkap pihak Erajaya melalui keterangan resminya kepada KompasTekno, Minggu (27/12/2020).

Pramuniaga tetap melayani dan mendampingi kustomer sampai akhirnya kustomer memutuskan memilih iPhone 12 Pro 256 GB warna Gold.

Erajaya mengatakan, Julio dan rekannya kemudian berpindah ke bagian aksesori, di mana pramuniaga menawarkan berbagai macam aksesori pelengkap, dari casing sampai tempered glass.

"Awalnya customer ingin mencari casing clear, namun, karena stok tidak tersedia customer memutuskan untuk menggunakan tempered glass Lamina," ungkap Erajaya. 

Pramuniaga kemudian membawa unit yang dibeli kustomer ke meja aktivasi untuk diperiksa oleh bagian aktivasi. Selanjutnya customer pergi bersama team Lumina karena produk yang telah dibeli akan dipasangkan lapisan anti gores Lamina.

Erajaya kemudian mengundang @julio.ioio dengan tujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Erajaya sendiri mengatakan selalu menghargai dan menyambut baik masukan pelanggan.

"Feedback yang konstruktif dan faktual akan membantu memperbaiki dan meningkatkan pelayanan staf di seluruh jaringan ritel Erajaya Group," terang Erajaya.

Permohonan maaf

Julio melalui akun TikTok-nya @julio.ioio menyampaikan permohonan maaf.

Melalui sebuah video pendek, @julio.ioio mengaku tidak berniat untuk menjatuhkan pihak mana pun, melainkan semata-mata untuk memberikan masukan kepada pihak iBox.

Pemilik akun tersebut turut menjelaskan bahwa ia telah menjadi pelanggan setia produk Apple dalam waktu yang cukup lama.

Jauh sebelum kejadian, ia mengaku seringkali mengunjungi gerai iBox untuk membeli produk-produk Apple seperti Macbook Pro Touch Bar, iPad Pro, beserta dua perangkat iPhone yang tidak disebutkan modelnya. [Source:Kompas]