Memaniskan, Sirup Glukosa Tinggi dengan Kalori

Sirup glukosa adalah bahan yang dimanfaatkan untuk memaniskan, mengentalkan serta membuat makanan atau minuman tetap. Sirup ini pun umumnya akan dicampurkan ke dalam sebuah produk permen, bir, juga beberapa makanan kaleng.

Sirup glukosa ini biasanya dibuat dengan cara menghancurkan bagian glukosa dari makanan, lalu kemudian melalui proses hidrolisis. Reaksi kimia dari proses inilah yang pada akhirnya akan menghasilkan kandungan glukosa dimana terkonsentrasi dengan rasa manis. Selain itu sirup ini dapat berbentuk cairan yang kental juga ada yang berbentuk granul padat.

Ada beberapa makanan yang biasanya akan digunakan untuk membuat sirup glukosa, seperti:

  • Jagung
  • Kentang
  • Ubi kayu
  • Gandum, dan masih banyak lagi

Biasanya ditambahkan ke makanan dan minuman, sirup glukosa pun dinilai mampu membantu meningkatkan rasa manis makanan. Tentulah ini yang menjadi alasan pemakaian sirup glukosa, ditambah lagi bahan ini juga murah untuk dipasarkan. 

Bagi yang belum mengetahui, sirup ini tidak mengandung lemak atau protein. Ditambah lagi, sirup glukosa ini mengandung gula dan kalori tinggi. Biasanya satu sendok makan sirup glukosa akan memberikan 62 kalori dan 17-gram karbohidrat. 

Tentulah angka ini hampir 4 kali lipat lebih tinggi jika di banding dengan kalori dalam gula pasir. Disebabkan karena tingginya kalori dalam sirup glukosa, maka mengonsumsi bahan ini secara rutin dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti:

  • Obesitas
  • Gula darah tinggi
  • Masalah gigi
  • Penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi

Tips Sederhana Menghindari Efek Negativ dari Sirup Glukosa

Tahukah kamu bahwa dengan mengonsumsi sirup glukosa secara rutin maka bisa berbahaya untuk kesehatan. Jadi, untuk mengurangi atau mungkin menghindarinya, berikut tips yang bisa kamu aplikasikan.

1. Banyaklah konsumsi makanan utuh

Sebisa mungkin, Anda disarankan untuk bisa mengurangi makanan dan minuman olahan maupun kemasan. Sirup glukosa bahkan sering dicampurkan ke dalam minuman soda, jus, roti, dan makanan ringan dalam kemasan lainnya.

Akan tetapi, makanan utuh dan alami jauh lebih disarankan untuk menghindari bahan berbahaya. Makanan utuh serta alami tentunya akan jauh lebih tinggi kandungan vitamin dan mineral yang baik buat tubuh.

2. Periksalah label makanan dan minuman kemasan

Jangan pernah lupa untuk cek dengan telitu daftar bahan di label makanan kemasan. Biasanya untuk sirup glukosa, pemanis ini masuk kedalam daftar sebagai sirup glukosa.

3. Carilah sebuah produk dengan pemanis yang lebih sehat

Disini kamu juga bisa mencari makanan dan minuman yang mengandung pemanis yang jauh lebih sehat. Dalam kadar yang cukup, pemanis ini malah mempunyai tingkat risiko yang lebih kecil dari sirup glukosa.

Apa Beda Sirup Glukosa dengan Sirup Jagung?

Sama halnya seperti sirup jagung, beberapa sirup glukosa pun juga dibuat dengan memecahkan tepung jagung. Karena persamaan ini, sirup jagung pun disebut sebagai sirup glukosa. Faktanya, tidak semua sirup glukosa bisa adalah sirup jagung, karena sebagian ada yang dibuat dari bahan makanan lain. 

Baik itu sirup glukosa maupun sirup jagung nyatanya sama-sama memberikan sedikit manfaat kesehatan. 

Sirup glukosa adalah bahan pemanis yang sering dicampurkan ke dalam makanan dan minuman, dimana sangat disarankan untuk kamu selalu jeli dan teliti saat akan membeli makanan dan disarankan untuk mengurangi konsumsi sirup glukosa.

Tertarik ? yuk segera kunjungi Blibli.com untuk membeli berbagai koleksi dan pilihan Sirup dengan tawaran harga dan rasa yang menarik.